JagatBisnis.id, Jakarta, 25 Mei 2025 –
Indonesia merupakan salah satu negara yang berfokus terhadap upaya mempercepat pembangunan ekonominya.
Salah satu caranya dengan melanjutkan dan mempercepat infrastruktur agar menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.
Selaras dengan tujuan tersebut, Indonesia terlibat dalam sebuah inisiatif skala besar yang digagas Tiongkok, yaitu Belt and Road Initiative (BRI).
BRI sebagai momentum untuk membantu kebutuhan nasional akan infrastruktur yang mendukung konektivitas transportasi dan konektivitas manusia agar hasilnya lebih baik.

Dalam rangka mempererat kolaborasi tersebut, Yayasan Tri Hita Karana Forum, Kadin Indonesia, United in Diversity dan Global Compact Network Indonesia mengadakan sebuah pertemuan tingkat tinggi bertajuk “Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan untuk Mendukung Belt and Road, Mempercepat Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)”.
Pertemuan ini diharapkan bisa mendorong peningkatan upaya ekonomi melalui pembangunan infrastruktur.
****
Pertemuan yang dimotori oleh lembaga-lembaga internasional itu digelar selama dua hari.
Pada hari pertama, Sabtu, 24 Mei 2025 diadakan acara Pertemuan Platform Aksi UN Global Compact bertajuk “Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan untuk Mendukung Belt and Road, Mempercepat Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)” di Laboratorium Kayu, Kampus ITB Jatinangor, Jalan Raya Cirebon – Bandung No.109, Cikeruh, Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
Sedangkan pada hari kedua, Minggu, 25 Mei 2025 diadakan acara Global Business Summit bertajuk “Investasi Infrastruktur Belt and Road untuk Bisnis yang Lebih Baik, Dunia yang Lebih Baik dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan” di Gedung Suhartoyo, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Jalan Gatot Subroto No. Kav 44, Senayan, Jakarta Selatan.
***
Selama dua hari, kegiatan ini melibatkan berbagai pakar dan pemateri di sektor industri pembangunan global, swasta dan ekonomi.
Di antaranya Keynote speech dari Sanda Ojiambo. Sanda Ojiambo, menjabat sebagai United Nations (UN) Assistant Secretary-General dan Director-General of the United Nations Global Compact (UNGC).
Sanda Ojiambo adalah tokoh penting di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang memimpin pelaksanaan dan pengembangan inisiatif United Nations Global Compact (UNGC), program PBB terbesar untuk mendorong bisnis di seluruh dunia agar menjalankan operasi secara berkelanjutan dan bertanggung jawab,
***
Selain itu, dalam pertemuan ini juga disiapkan paparan dan diskusi bersama Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, B.Eng., M.Eng., IPU selaku Direktur Umum Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM); Prof. Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI; dan Tirta Nugraha Mursitama, Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal, Kementerian Penanaman Modal dan Industri/BKPM.
***
Pertemuan ini dibuka oleh pembawa acara Siddharth Chatterjee, UN Resident Coordinator di China.
Hadir juga Tantowi Yahya, Presiden United in Diversity Foundation, Indonesia Roving Ambassador to the Pacific.
H.E. Totodua Pasaribu, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Industri/BKPM memberikan sambutan pembuka.
Jeffry Sachs, Presiden UN Sustainable Development Solutions Network memberikan sambutan secara daring.
Selanjutnya Li Junhua, Under-Secretary-General for Economic and Social Affairs United Nations juga memberikan paparan.
Dilanjutkan oleh Xin Baoan, Chairman of the Global Energy Interconnection Development and Cooperation Organization.
Pertemuan kemudian diisi dengan sesi panel tingkat tinggi bertopik “Sustainable Infrastructure and High-Quality Belt and Road Cooperation Importance for Global Development”.
Tujuh pembicara panel tingkat tinggi ini antara lain: Prof. Stella Christie (Vice Minister of Higher Education, Science, and Technolog Republic Indonesia), Pandu Sjahrir (Chief Investment Officer Danantara Indonesia), Gita Sabharwal (UN Resident Coordinator di Indonesia), Verly Widiantoro (Presiden Direktur PT Wijaya Karya Beton Tbk.), Zhao Dong (UNGC Board Member, Chairman Xiamen Airlines), Marjorie Yang (Chairwoman Esquel Group), dan Kanika Dewan (Chairwoman Ka Design Atelier, Guinness Book of World Records Keeper).
Sesi panel ini dimoderatori Siddharth Chatterjee, UN Resident Coordinator di China.
Ray Dalio, Pendiri Bridgewater Associates, Co-Foumder OceanX, Special Advisor Danantara Indonesia memberikan pesan khusus dalam rekaman video.
Dalam sesi bertopik “Private sector and multi -stakeholders joint launch of report, projects, and action plans to accelarate SDGs” dipandu oleh Linda Painan, Founder & Chairman GEN (Global Economic Network).
Dalam sesi ini, Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Perekonomian RI, memberikan sambutan khusus.
Selanjutnya, para mitra kunci memberikan presentasi peluncuran proyek.
Meng Liu, Head China Office UN Global Compact merilis laporan berjudul “Leveraging Transition Finance to Support the Sustainable Development of Traditional Industries for the Belt and Road Initiative to accelarate the Sustainable Development Goals (SDGs).
Dalam kesempatan ini, Xu Kaihua, Chairman GEM, menyampaikan laporan berjudul “Technological and cultural cooperation provides talent supports and technological empowerment for the sustainable development of the Belt and Road Initiative.
Kemitraan antara GEM – Institut Teknologi Bandung (ITB) – Central South Univerty (CSU) Joint Research Laboratory: a key national innovation hub and a premier training base for outstanding engineers.
GEM juga menjalin kerjasama dalam bentuk Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta GEM Faculty of of Future Metallurgy: a center of excellence in education and research in metallurgical engineering.
***
Launch of the Initiative for Global Solar Sustainable Alliance (GSSA) to accelate Energy Transition. Para mitra yang bergabung antara lain JA Solar, Jinko Solar, Tongwei Co. Ltd., LONGi, GCL Group.
Peluncuran diumumkan oleh Jing Li, Vice President of Branding and Sustainable Officer of JA Solar dan Zhu Gongshan, Chairman Asian Photovoltac Industry Association; Chairman Golden Concord Holdings Limited (GCL).
ZAN Group menjadi mitra untuk program “The World’s Traditional Medicine Global Initiative: Building a New Ecosystem for the Integrated Development of Traditional Medicine to Benefit All.
Peluncuran diumumkan oleh Liang Dong, Founder and Chairman of ZAN Group dan Miney Ye, Deputy Head of Phoenix Chinese Channel, Phoenix TV, Chief Planner and Chief Director of The Healing Path Project.
Untuk program “Empowering SMEs for Better Life and Leave No One Behind: Bravo Shops initiative”, yang menjadi mitra: FinVolution, AdaKami (Indonesia), JuanHand (Philipina). Diluncurkan oleh Chen Pingqing, Presiden FinVolution.
***
Vivo menjadi mitra untuk program “Empowering Education Through Technology Innovation: NexGen Scholars Program to advance Vocational Education in Indonesia 2025-2030″. Diluncurkan oleh Huang Lie, CEO Vivo Indonesia.
***
Setelah jeda makan siang, Sanda Ojiambo, United Nations Assistant Secretary-General sekaligus Director-General of the United Nations Global Compact .memberikan sambutan dalam rekaman video.
***
Setelah sambutan Sanda, dilakukan peluncuran Joint Statement of the High-Level Steering Committee of United Nations Global Compact “Sustainable Infrastructure for the Belt and Road Initiative to Accelerate the SDGs” Action Platform.
Peluncuran ini dihadiri langsung oleh 12 eksekutif, antara lain: Zhao Dong (Chairman Xiamen Airlines), Cherie Nursalim (Vice Chairman Giti Group), Marjorie Yang (Chairwoman Esquel Group), Xin Baoan (Chairman of the Global Energy Interconnection Development and Cooperation Organization), Chen Xuehua (Chairman Huayou Cobalt), Kanika Dewan (Chairwoman Ka Design Atelier, Guinness Book of World Records Keeper), Xu Kaihua (Chairul GEM), Verly Widiantoro (Presiden Direktur PT Wijaya Kartika Beton Tbk), Gita Dabharwal (United Nations Resident Coordinator di Indonesia), Siddharth Chatterjee (United Nations Resident Coordinator di China), Y.W. Junardy (Presiden Indonesia Global Compact Network/IGCN), dan Josephine Satyono (Executive Director Indonesia Global Compact Network/IGCN).
***
JagatBisnis.id