Miracle Aesthetic Clinic Gelar Kampanye “Every Beauty Should Be A Masterpiece”
JagatBisnis.id, Jakarta, 9 Agustus 2018 – Memanfaatkan momen peringatan ulang tahun ke-22 di industri estetika Indonesia, Miracle Aesthetic Clinic kembali memberikan inspirasi bagi para wanita.
Kali ini, Miracle menggelar kampanye bertema “Every Beauty Should Be A Masterpiece” yang merupakan lanjutan dari kampanye “Unveil Your Masterpiece” tahun 2016.

Setiap wanita selalu ingin terlihat cantik dan tampil sempurna di hadapan banyak orang. Hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai aspek, mulai dari lifestyle sampai tuntutan kehidupan sosial. Salah satunya adalah faktor pekerjaan saat seorang wanita dituntut berpenampilan dengan baik.
Bahkan perusahaan maupun organisasi kini memiliki standar penampilan bagi karyawannya. Hal inilah yang membuat penampilan menjadi penting bagi wanita guna mendukung pekerjaannya.

Lifestyle kaum urban saat ini tidak bisa lepas dari internet, membuat banyak wanita dari berbagai generasi ingin selalu tampil sempurna agar bisa terus eksis di media sosial. Oleh karena itu, metode face reshaping sekarang menjadi tren di industri estetika.
Metode face reshaping ini adalah membentuk wajah seseorang agar menjadi lebih ideal dan proporsional, sehingga menjadi lebih cantik dan menarik. Namun untuk mendapatkan bentuk wajah yang proporsional, pembentukan wajah bukan hanya sekedar membuat wajah menjadi tirus atau hidung lebih mancung. Banyak faktor penting yang harus diperhitungkan dan diperhatikan.

Ada bermacam-macam karakter kecantikan wanita di berbagai belahan dunia. Karakter kecantikan wanita khas Eropa, Latin maupun Asia pasti berbeda. Di lingkup benua Asia juga berbeda. Tampilan kecantikan khas India dengan Korea, maupun Cina dengan Mongolia sangat berbeda. Bahkan di Indonesia saja, karakter kecantikan wanitanya juga berbeda-beda. Karena di dalamnya terdapat berbagai ragam suku dari Sabang sampai Merauke.
Selain itu, ada rasio-rasio kecantikan untuk ukuran proporsi wajah yang perlu diperhatikan dalam melakukan face reshaping agar mendapatkan hasil tampilan yang ideal bagi setiap individu. Jadi tidak hanya asal mengubah, menambahkan atau mengurangi bentuk wajah.

Pendiri & Presiden Direktur Miracle Aesthetic Clinic Group, dr. Lanny Juniarti Dipl. AAAM, menjelaskan, “Dalam face reshaping, kita harus mengetahui jenis perawatan apa yang tepat untuk setiap karakter wajah. Dan bagaimana kita dapat membuat tampilan wajah tersebut menjadi proporsional, namun tetap terlihat natural. Tanpa memperhitungkan rasio-rasio kecantikan dalam ilmu estetika dan memperhatikan karakter wajah seseorang, hasil face reshaping bisa terlihat tidak alami.”
Saat ini mulai banyak terjadi kasus facial overfilled syndrome. Ini adalah kondisi dimana wajah seseorang terlalu berlebihan menerima suntikan filler yang membuat bentuk wajahnya terlihat tidak ideal ataupun proporsional dan tidak natural. Salah satu kasus dalam overfilled syndrome yang saat ini sering dibicarakan adalah kasus pillow face, yaitu terlalu banyak cairan filler yang dimasukkan pada area pipi, sehingga pipi menjadi sangat menonjol dan terlihat tembam.

“Kita harus ingat bahwa tujuan dari face reshaping adalah membuat wajah seseorang menjadi lebih ideal dan proporsional, sehingga seorang wanita dapat tampil lebih menarik, menunjukkan kecantikan versi terbaiknya dengan tetap mempertahankan ciri khas karakter kecantikan individualnya,” tambah dr. Lanny.
Kampanye Miracle bertajuk “Every Beauty Should Be A Masterpiece” memberikan pesan bahwa setiap wanita memiliki keunikan tersendiri dalam kecantikannya. Dan wanita Indonesia memiliki latar belakang ragam kecantikan yang berbeda-beda.

“Miracle percaya bahwa kecantikan wanita Indonesia harus diapresiasi bukan semata-mata karena kesempurnaan bentuk wajahnya, namun juga tetap menghargai keragaman ethnic beauty yang terdapat pada berbagai suku yang ada di Indonesia,” dr. Lanny meyakinkan.
Dr. Lanny lebih lanjut memaparkan, “Untuk mendukung campaign Every Beauty Should Be A Masterpiece, kami melibatkan tiga wanita Indonesia dengan latar belakang suku yang berbeda, dalam project Miracle Beauty Transformation.”

Ketiga wanita tersebut menjalani serangkaian perawatan di Miracle antara lain Ultherapy, Miracle Botox Cosmetic, dan Miracle Dermal Filler yang dilakukan di Klinik Miracle Jakarta, Surabaya, dan Bali.
Proyek Miracle Beauty Transformation dilakukan sejak Desember 2017 sampai Juli 2018. Proyek ini bertujuan untuk menyempurnakan bentuk wajah ketiga wanita tersebut sehingga mendekati kriteria bentuk wajah idealnya, tanpa menghilangkan kekhasan ethnic beauty masing-masing wanita tersebut. Ketiganya mewakili kekhasan kecantikan wanita suku Jawa, Bali dan Indonesia keturunan Tionghoa.

Dalam peluncuran kampanye itu, Miracle mengundang seorang penyanyi wanita yaitu Widy, vokalis grup band Vierratale. Wanita bernama lengkap Widy Soediro Nichlany itu, juga telah melakukan perawatan Relift, Reshape, dan Contouring di Miracle.
Widy berpesan, “Para wanita Indonesia perlu terus mengeluarkan Masterpiece dari dalam dirinya melalui berbagai karya, dedikasi, dan menjadi kebanggaan Indonesia dengan pancaran citra Indonesia.”

Miracle Aesthetic Clinic sebagai perintis bisnis estetika di tanah air hadir sejak 25 Juli 1996. Berbekal pengalaman selama 22 tahun, Miracle kini dikenal sebagai salah satu klinik estetika terdepan di Indonesia.
Miracle saat ini memiliki 19 cabang klinik yang tersebar di Jakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Kuta, Balikpapan, Batam, Makassar, Medan, Manado, Lombok, Yogyakarta, dan Semarang.
Dengan filosofi ‘The Art Behind the Science of Aesthetic’, Miracle menggabungkan cream program, perawatan medis oleh dokter profesional dan perawatan estetik oleh terapis kecantikan berpengalaman, dengan cita rasa seni yang tinggi, untuk memberikan perawatan wajah dan kulit dengan hasil optimal. Juga kenyamanan, keamanan, keramahan, dan privasi bagi pelanggannya.