“7 Magnificent of Hasanah”, Kreasi BNI Syariah Rayakan Milad ke-7
jagatbisnis.id, Jakarta – BNI Syariah merayakan puncak rangkaian kegiatan milad ke–7 bertajuk ”Muhasabah Hasanah” di Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (16/6/2017).
Acara tersebut dihadiri oleh segenap manajemen BNI Syariah, BNI dan BNI Life sebagai pemegang saham utama.
Manajemen BNI Syariah yang hadir antara lain Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo; Direktur Operasional BNI Syariah, Junaidi Hisom; Direktur Bisnis BNI Syariah, Dhias Widhiyati; dan SEVP Risiko dan Komunikasi, Tribuana Tunggadewi.
Acara itu juga dimeriahkan kehadiran sekitar 2.000 karyawan BNI Syariah dari kantor pusat dan cabang se-Jabodetabek.
Muhasabah berarti melakukan perhitungan atau evaluasi diri. Adapun Muhasabah Hasanah dijadikan sebagai puncak acara milad ke–7 BNI Syariah yang mengangkat tema ”7 Magnificent of Hasanah”.
Milad BNI Syariah tahun ini bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, sehingga rangkaian milad dirancang sebagai momen peningkatan spiritualitas karyawan dan nasabah serta masyarakat umum.
Muhasabah Hasanah diisi beberapa rangkaian acara antara lain santunan kepada 700 anak yatim, pengumpulan dana wakaf dari seluruh cabang BNI Syariah di Indonesia, pagelaran Hasanah, peluncuran Hasanah Mobile Apps, bazar dan iktikaf.
Pengumpulan dana wakaf dari seluruh cabang BNI Syariah di Indonesia digunakan untuk wakaf berupa bus senilai Rp 750 juta kepada Yayasan Al Azhar.
Pengumpulan wakaf ini dilakukan secara live streaming. Di antara kantor cabang BNI Syariah ditayangkan hasil pengumpulan wakafnya, sehingga masing–masing cabang berlomba mengumpulkan wakaf terbanyak. Hal ini mendorong kantor cabang dalam melakukan sosialisasi wakaf sekaligus memberikan pengalaman bahwa berwakaf itu mudah.
Di puncak acara diadakan pagelaran Hasanah yang diberi judul ’7 Cinta di Cinta 7’. Pagelaran tersebut menceritakan perjalanan BNI Syariah selama 7 tahun. Di dalamnya juga dilakukan peluncuran Hasanah Mobile Apps.
Untuk menyemarakkan acara digelar bazar yang menyediakan berbagai macam kebutuhan menjelang hari raya Idul Fitri. Pembayarannya dengan sistem cashless menggunakan tapcash, debit, dan Hasanah card.
Acara Muhasabah dilanjutkan dengan iktikaf. Melalui iktikaf diharapkan karyawan BNI Syariah dapat memaknai malam Ramadhan sekaligus bermuhasabah untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan seluruh insan Hasanah BNI Syariah.
”Bersama segenap Insan Hasanah, kami mengajak masyarakat untuk menjadi pribadi yang memiliki ’Hasanah Personality’, insan Hasanah yang memiliki budi pekerti yang agung dan memiliki karakter tiga kesolehan. Yaitu soleh secara pribadi, sosial, maupun ekonomi,” kata Abdullah Firman Wibowo, Direktur Utama BNI Syariah.
Abdullah berharap nilai–nilai Hasanah ini dapat menjadi rahmat bagi semesta alam (rahmatan ‘lil alamin) dan dapat meraih ridha Allah SWT.
Beberapa kegiatan untuk internal maupun eksternal dikreasikan dalam milad ke–7 BNI Syariah ini. Kegiatan tersebut antara lain: Hasanah Meme Contest, Hasanah Movie Festival, Hasanah Vlog Competition, Tadarus Anak Hasanah, dan Hasanah for Society.
Hasanah Meme Contest adalah lomba desain meme dengan konten ajakan untuk berbuat kebaikan.
Hasanah Movie Festival merupakan ajang kompetisi sineas muda untuk membuat film pendek bertemakan keindahan kebaikan.
Hasanah Vlog Competition, yaitu lomba membuat vlog dengan menceritakan perilaku kebaikan sehari–hari.
Tadarus Anak Hasanah ialah kegiatan belajar mengaji dengan karyawan BNI Syariah yang dilakukan di masing–masing kantor cabang.
Hasanah for Society berupa kegiatan memperbaiki tampilan area publik di tiga wilayah BNI Syariah.
7 Magnificent of Hasanah
Berdiri sebagai Bank Umum Syariah sejak 2010, tahun ini BNI Syariah memasuki tahun ke-7. Meski terhitung masih berusia dini, BNI Syariah telah meraih sederet prestasi.
Pada perayaan milad 2017 ini, BNI Syariah mengangkat tema 7 Magnificent of Hasanah (7 Keindahan Hasanah). Tema tersebut diambil sebagai ilustrasi atas 7 hal yang telah dicapai BNI Syariah selama 7 tahun, antara lain :
1. Pertumbuhan Aset
Aset BNI Syariah mencapai Rp 30 triliun pada Mei 2017 dari semula Rp 6 Triliun saat spin off tahun 2010. Berarti tumbuh lima kali lipat dalam kurun waktu 7 tahun.
2. Hasanah Identity Campaign
Hasanah merupakan campaign BNI Syariah untuk mencapai Indonesia BerHasanah. Terdapat dua landasan utama yang mendasari, yaitu :
a) Risalah Al Quran surat Al Baqarah ayat 276 tentang menghilangkan riba dan menyuburkan shodaqoh. Sejalan dengan hal tersebut, BNI syariah menciptakan program Riba Amnesty dan Wakaf Hasanah.
b) Maqashid Syariah (Tujuan Syariah), antara lain menjaga agama (QS. 42:13), menjaga jiwa (QS.17:31), menjaga akal (QS. 5:90), menjaga keturunan (QS. 17:32), dan menjaga harta (QS.2:275).
Untuk mencapai tujuan itu, BNI Syariah mengajak seluruh masyarakat untuk menjalani gaya hidup Hasanah (Hasanah Lifestyle). Harapannya, nilai–nilai Hasanah dapat menjadi rahmat bagi semesta alam (rahmatan ‘lil alamin) sehingga dapat meraih ridha Allah SWT.
3. Inovasi
Pada 2016, BNI Syariah meluncurkan sebuah inovasi, yaitu Wakaf Hasanah dengan tagline “Karena harta dibawa mati” yang ditujukan sebagai edukasi berwakaf produktif melalui platform digital (https://wakafhasanah.bnisyariah.co.id).
Di tahun 2017, BNI Syariah menjadi bank syariah pertama yang memiliki produk BNI Griya Swakarya iB Hasanah untuk memudahkan developer dan masyarakat dalam proses kepemilikan rumah.
BNI Syariah juga berusaha memenuhi kebutuhan bertransaksi masyarakat di era digitalisasi ini dengan Hasanah Digital Lifestyle Application (Handy Apps).
Dengan mengunduh aplikasi ini, masyarakat dapat mengikuti promo–promo menarik, destinasi wisata halal, dan berwakaf. Ke depan, Handy Apps akan menjadi salah satu media pembayaran yang menarik karena mudah, cepat, dan aman.
4. Layanan Sholat Tepat Waktu di Seluruh Cabang
Sejak tahun 2016, BNI Syariah berkomitmen untuk memberikan layanan yang Hasanah. Salah satunya dengan mengajak para nasabah menunaikan sholat Dhuhur dan Ashar berjamaah. Pada saat itu, layanan akan ditutup sementara selama 15 menit.
5. Sustainable Finance Award dari OJK
Atas komitmen BNI Syariah sebagai lembaga keuangan yang memberikan pembiayaan berbasis ramah lingkungan, pada 2016 BNI Syariah mendapatkan penghargaan Sustainable Finance Award dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
6. “Best of The Best of Magnificent Seven” dari Karim Consulting
Sebagai salah satu bank syariah di Indonesia yang terus tumbuh dan selalu memberikan inovasi terbaru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, BNI Syariah mendapatkan penghargaan “Best of The Best of Magnificient Seven” dari Karim Consulting sebagai bank syariah yang memiliki inovasi pembiayaan murabahah yang murni dengan menghadirkan produk BNI Griya Swakarya iB Hasanah.
7. Golden KPR dari Majalah Infobank
BNI Syariah kembali meraih penghargaan Golden KPR sharia bank selama 5 tahun berturut-turut sejak 2012. KPR BNI Syariah menduduki peringkat pertama.
Penilaian berdasarkan respon positif masyarakat di sosial media dan keyword google search periode Januari-Desember 2016.
Pemetaan customer based yang tepat dan optimalisasi sosial media menjadi salah satu strategi keberhasilan suatu produk diterima masyarakat yang saat ini tidak terlepas dari teknologi.
Selain itu, dukungan dari keunggulan uniqueless produk menjadi faktor pendukung menciptakan loyalitas nasabah.
BNI Syariah bermula sebagai unit bisnis strategis bagian dari BNI yang mulai beroperasi sejak 29 April 2000.
Pada 19 Juni 2010, status BNI Syariah meningkat menjadi Bank Umum Syariah (BUS). Komposisi kepemilikan saham BNI Syariah adalah 99,9% dimiliki PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan sisanya dimiliki PT BNI Life.
BNI Syariah senantiasa mendapatkan dukungan teknologi informasi dan penggunaan jaringan saluran distribusi infrastruktur BNI induk.
Di antaranya layanan lebih dari 14.000 ATM BNI, ditambah ribuan jaringan ATM Bersama, ATM Prima serta ATM berlogo Maestro dan Cirrus di seluruh dunia, fasilitas 24 jam BNI Call (021-1500046), SMS Banking, dan BNI Internet Banking.
Saat ini, BNI Syariah telah didukung jaringan yang cukup luas di seluruh Indonesia, yaitu 323 outlet syariah yang tersebar di seluruh Indonesia dan lebih dari 1.400 kantor cabang BNI yang melayani pembukaan rekening syariah.
Dewan Pengawas Syariah. Ketua: KH Ma’ruf Amin; Anggota: DR. Hasanudin M.Ag.
Dewan Komisaris.
Komisaris utama: Fero Poerbonegoro; Komisaris: Syakir Sula, Rizqullah, Max Niode.
Susunan Direksi. Direktur Utama: Abdullah Firman Wibowo; Direktur: Junaidi Hisom, Dhias Widhiyati.


