Ketika Solusi IOT Taiwan Pamerkan Kecanggihan Smart Living

jagatbisnis.id, Jakarta, Infrastruktur jaringan, melalui data capture dan kemampuan komunikasi dalam menghubungkan benda-benda fisik dan data virtual adalah Internet of Things (IOT), di mana saat ini telah berkembang ke arah teknologi digital yang lebih inovatif hingga ke tingkat aplikasi dan perangkat yang dapat dipakai sehari-hari untuk pribadi, manajemen kesehatan, otomatisasi rumah, keamanan publik perkotaan, hingga ke pengaturan lalu lintas.

Pentingnya peran IOT dikupas dalam seminar “Solusi IOT Taiwan untuk Smart Living” hari ini (12/5/2017) di sela-sela pameran Taiwan Expo 2017, 12 – 14 Mei 2017 di J akarta Convention Center. Pembicara-pembicara dari pelaku bisnis perusahaan besar asal Taiwan, yakni Acer, IEI dan Advantech. Mereka memaparkan kecanggihan solusi IOT yang mereka miliki untuk pasar Indonesia, dan korelasinya dengan kebutuhan Indonesia untuk smart living.

(ki-ka) Agustian Purnama, QNAPP System Inc;. Roger WU, Business Development Manager Acer Cloud Technology; Tony L.K Lin, TAITRA Executive Director dan Ramdhani, IOT Sector Head of PT Advantech International

Menurut Taiwan External Trade Development Council (TAITRA), pasar kelas menengah Indonesia mengalami pertumbuhan konsumen rata-rata 4,7% per tahun. Lalu, permintaan terhadap produk teknologi yang meningkat, tingkat penetrasi internet pun mencapat 40% (104 juta orang), jadi diperkirakan pada tahun 2020 akan menjadi 136 juta orang. Presiden Jokowi pun berkomitmen untuk kemajuan perkembangan e-commerce/ internet pada tahun 2020 dapat mencapai US$ 1,3 miliar yang artinya mengalami pertumbunah 100 kali lipat, sehingga hal ini membuktikan bahawa potensi jaringan industri internet Indonesia sudah tidak diragukan lagi.

“Permintaan teknologi di Indonesia meningkat sejalan dengan naiknya kelas menengah. Pertumbuhan konsumsi tahunan ada produk teknologi di Indonesia rata-rata 4,7 persen per tahun. Atas dasar itulah pameran ini memajang produk-prodk teknologi smart living,” jelas Tony L K Lin, Deputy Executive Director TAITRA, Tony L.K Lin

Menurut Tony, solusi yang dipamerkan Taiwan Expo 2017 mencakup industri perawatan kesehatan, olahraga dan rekreasi, Guna mendukung teknologi tersebut TAITRA menunjuk 58 brand asal Taiwan yang sudah teruji kualitasnya. “Ke depan, aplikasi dan perangkat yang dapat dipakai sehari-hari untuk pribadi seperti manajemen kesehatan, otomatisasi rumah, kemanan publik perkotaan hingga hingga ke manajemen lalu lintas adalah terhubung dengan IoT,” ucap Tony menegaskan.

Perhelatan Taiwan Expo ini disponsori oleh Bureadu of Foreign Trade dengan menampilakn pembangunan Taiwan Excellence Pavilliun, memamerkan produk ICT, perawatan kesehatan, peralatan olahraga, peralatan air, mesin dan solusi intelijen lainnya, dimana ada total 58 merek Taiwan. Pada pameran hari pertama, diadakan konferensi pers Taiwan Excellence yang mengundang QNAP System dan Asia Silicon Valley yang memperkenalkan industri internet dan berbagi informasi mengenai sistem private cloud dan public cloud, otomatisasi pabrik, pengaturan lalu lintas, pemantauan kualitas udara dalam ruangan, dan solusi sistem pembelajaran teknik komunikasi kantor 4.0.

TAITRA didirikan sejak tahun 1970 yang disponsori oleh pemerintah, asosiasi industri, dan beberapa organisasi komersial Taiwan. Lembaga non profit ini membantu bisnis dan pabrikan Taiwan dengan memperkuat daya saing internasional mereka dan dalam menghadapi tantangan yang mereka hadapi di pasar luar negeri.

TAITRA menawarkan jaringan promosi dan informasi perdagangan yang terkoordinasi dengan baik terhadap lebih dari 1.200 spesialis terlatih yang ditempatkan di seluruh kantor pusatnya di Taipei, empat kantor cabang lokal di Hsinchu, Taichung, Tainan dan Kaohsiung, dan 60 kantor cabang luar negeri di seluruh dunia. Bersama dengan organisasi saudaranya, Taiwan Trade Center (TTC) dan Taipei World Trade Center (TWTC), TAITRA telah menciptakan banyak peluang perdagangan melalui strategi promosi yang efektif.

error: